marlansarjanamuda

jadilah seperti gagak

Keluarga Kokoh

KELUARGA KOKOH
PRINSIP MENUJU KELUARGA SAKINAH
KELUARGA MUSLIM ADALAH
KEWAJIBAN SUAMI TERHADAP ISTRI
KEWAJIBAN ISTRI TERHADAP SUAMI
KEWAJIBAN BERSAMA SUAMI DAN ISTRI
KELUARGA SAKINAH DENGAN 6 KEBAHAGIAAN
Bila seluruh fungsi berjalan seperti seharusnya
Bila pelaksanaan fungsi itu hilang, tidak memadai atau dikurangi sebagiannya, akan timbul krisis keluarga
Krisis keluarga bisa berkembang menjadi keluarga yang pecah (broken home)
Keluarga bukan menjadi “surga”, tapi “neraka dunia”
Pernikahan harus dipandang sebagai perjanjian yang berat (mitsaqan ghalidza ), yang menuntut suami istri memenuhi hak dan kewajibannya masing-masing
Setiap anggota keluarga (suami dan istri) adalah pemimpin dalam kedudukannya masing-masing, dan akan Allah akan memintakan pertanggungjawaban atas kepemimpinannya itu
Sebuah keluarga harus dikemudikan secara adil, artinya meletakkan semua fungsi itu secara memadai
“ Masjid”, yang memberikan pengalaman keagamaan pada setiap anggota keluarga
“ Madrasah”, yang mengajarkan nilai-nilai Islam
“ Benteng”, yang melindungi dari setiap gangguan fisik maupun non fisik
“ Rumahsakit”, yang memelihara dan merawat kesehatan jasmani dan rohani anggota keluarga
“ Kompi hizbullah”, yang turut serta dalam perjuangan menegakkan Islam. Dari keluarga dilancarkan perjuangan dan terlahir kader-kader dakwah
Mempergaulinya secara ma’ruf
Memberinya nafkah, lahir dan batin
Mendidik istri
Menjaga kehormatan istri (dan keluarga)
Taat kepada suami
Menjaga amanat sebagai ummun (ibu) dan rabbatu al-bayt (manajer rumahtangga)
Menjaga kehormatan dan harta suami
Meminta izin ketika hendak bepergian dan puasa sunnah
Menjaga iman dan meningkatkan ketaqwaan
Menjaga agar senantiasa taat kepada Allah, yang diujudkan dalam sikap menjadikan syariat Islam sebagai tolok ukur perbuatan (miqyasu al-’amal) dalam semua aspek kehidupan, yakni:
– Giat beribadah, khususnya shalat
– Bermuamalah secara Islamy
– Giat dalam dakwah
– Menjaga makanan dan minuman agar halal selalu
– Menutup aurat
– Mendidik anak agar menjadi anak yang shaleh
·  Berakhlaq mulia, diantaranya:
– Bersyukur atas nikmat yang didapat
– Bersabar ketika menghadapi kesulitan
– Tawakal bila mempunyai rencana
– Musyawarah dalam menyelesaikan persoalan
– Tolong menolong dalam kebaikan
– Memenuhi janji bila berjanji
– Segera bertobat bila berdosa dan meminta maaf bila bersalah
– Saling berbaik sangka
– Mempererat tali silaturahim dengan keluarga suami istri
– Menghiasi rumah dengan bacaan al-Qur’an
·  – Membiasakan salam
– Menghormati tamu dan berbuat baik pada tetangga
– Menyediakan sebagian rizki untuk orang lain (infak)
– Berbuat baik kepada orang tua dan mertua
– Menjaga kebersihan dan kesehatan
– Dan sebagainya
·  Menghindari maksiyat, diantaranya:
– Syirik
– Durhaka kepada orang tua dan mertua
– Zina
– Membunuh jiwa tanpa hak (aborsi)
– Memakan riba, judi, miras dan sejenisnya
– Meninggalkan ibadah
– Meninggalkan dakwah
– Membuka aurat
– Berakhlak buruk
– Dan sebagainya
·  Saling nasehat menasehati dalam kebaikan dan kesabaran (dakwah)
KESIMPULAN
Bila semua hak dan kewajiban suami dan istri serta kewajiban bersama ditunaikan dengan sebaik-baiknya, Insya Allah keluarga sakinah akan terujud. Karena keluarga sakinah adalah buah dari ketundukan suami istri kepada ajaran-ajaran Islam. Tanpa Islam, tidak akan ada keluarga sakinah
Kebahagiaan material
Kebahagiaan seksual
Kebahagiaan moral
Kebahagiaan intelektual
Kebahagiaan spiritual
Kebahagiaan idiologikal
Puncak kebahagiaan ketika semua didedikasikan demi keridhaan Ilahi
·  INSYA ALLAH
WASSALAM


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: